Biografi Jaya SetiabudiJika kita membaca biografi pengusaha sukses, hampir pasti kita juga akan membaca kisah jatuh bangun mereka dalam membangun usaha. Semangat pantang menyerah dan terus belajar telah menghantarkan mereka menuju kesuksesan. Sukses dan gagal merupakan sebuah paket. Tapi, satu kesuksesan seringkali akan menutup lunas semua kegagalannya.

Demikin juga dengan biografi Jaya Setiabudi. Pengusaha sukses Indonesia inipun seperti lagu dangdut, ’jatuh bangun’ menjadi ’makanan’ Jaya Setiabudi dalam menjalankan usahanya. Untungnya, tidak ada kamus ’menyerah’ dalam diri Jaya Setiabudi. Usaha yang dimulai dari modal dengkul dan berkendaraan ojek, menjelma menjadi sebuah grup perusahaan bernama Momentum Group, dengan bidang usaha: otomatisasi industri, mechanical & electrical, pemasok bahan masakan, konstruksi, pelatihan bisnis, dan web Yukbisnis.com.

Biografi Jaya Setiabudi – Jatuh Bangun Membangun Usaha

Coba perhatikan Biografi Jaya Setiabudi berikut ini. Biografi ini menggambarkan tentang perjalanan Jaya Setiabudi membangun usaha:

1998 : Jaya Setiabudi membuka usaha industrial supply, bangkrut dalam 3 bulan, karena cashflownya seret. (Dituliskan oleh Jaya Setiabudi di Kitab AntiBangkrut)

2002 : Jaya Setiabudi membuka usaha rumah makan, tutup dalam 1 tahun 2 bulan, rugi 170 juta. Menurut Jaya Setiabudi hal ini karena beliau salah lokasi dan salah target pasar (atau juga salah produknya).

2002 : membuka jasa design grafis, ditipu dan hampir masuk penjara.

2003 : membuka usaha distribusi produk otomotif (aditif) bertahan 3 tahun, tersebar di 6 kota, piutangnya gak tertagih dan sebagian besar dibawa kabur. Rugi sekitar 250 juta.

2005 : tutup usaha yang sudah dirintis sejak ’98 dan rugi 1,8M.

Itu belum semua, tapi Jaya Setiabudi menganggap itu sebagai ‘kuliah’, tentu juga lahir bisnis-bisnis lain yang untung.

Demikian tadi Biografi Jaya Setiabudi yang menggambarkan tentang kerja keras, semangat, dan pantang menyerah menghadapi kegagalan.

Jaya Setiabudi memberikan nasihat

Profil Jaya Setiabudi

Kenapa banyak bermunculan pengusaha muda dan kaya?

Karena mereka tak mengulang kesalahan para pendahulunya.

Jika Anda saat ini akan atau sedang memulai bisnis dan masih pakai cara Trial Error, itulah cara terkonyol untuk belajar. RUGI DUIT, RUGI WAKTU..!

“Kalo mau ‘membuat’ kesalahan, mbok ya yang kreatif, jangan serupa dengan pendahulumu…”

Nah, jika anda ingin belajar ilmu bisnis dari Jaya Setiabudi, kini ilmu bisnis hasil perjalanan puluhan tahun praktik di lapangan ini dirangkum oleh Jaya Setiabudi dalam sebuah Modul Bimbingan Bisnis bernama YEA Virtual. Segera bergabung untuk mempercepat proses kesuksesan Anda, klik 》YEA VIRTUAL.